MENGENAL PHOTOGRAMMETRY

Mengenal fotogrametri
Mengenal Fotogrametri


SEJARAH AWAL PERKEMBANGANNYA

Fotogrametri merupakan metode pengukuran permukaan bumi dengan memberdayakan foto atau citra digital, konsep ini bermula dari gagasan Leonardo daVinci tahun 1480, dalam tulisannya Dia mengatakan;  “Perspective is nothing else than the seeing of an object behind a sheet of glass, smooth and quite transparent, on the surface of which all the things may be marked that are behind this glass. All things transmit their images to theeye by pyramidal lines, and these pyramidsare cut by the said glass. The nearer to theeye these are intersected, the smaller theimage of their cause will appear” [Doyle,1964]. - Artinya : “Perspektif itu sama halnya melihat suatu obyek di balik selembar kaca, halus dan cukup transparan, segala bentuk tanda di atas permukaan dapat dicantumkan di balik kaca ini. Segala bentuk pengiriman gambar ke mata dilukiskan oleh pyramidal lines (garis piramidal) dan garis piramida ini dipotong oleh lembar kaca tersebut. Semakin dekat dengan mata, maka terjadi berpotongan citra / gambar, sebaliknya jika semakin jauh maka citra/gambar semakin kecil”.

Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa;
Perspektif adalah segala bentuk objek alami ditampilkan dalam bidang datar maupun relief. Perspektif menggunakan sistem matematika untuk memproyeksikan bidang 3D ke dalam bidang 2D, seperti kertas atau kanvas. Kata “Perspektif” berasal dari bahasa Itali “Prospettiva” yang artinya “gambar pandangan”.

"The Pyramid is the name I apply to the lines which, starting from the surface and edges of each object, converge from a distance and meet in a single point"
"Piramida adalah nama garis yang saya gunakan saat memulai suatu gambar, dari permukaan dan tepi setiap kumpulan objek tampak kejauhan sehingga bertemu dalam satu titik"


"Drawing is based upon perspective, which is nothing else than a thorough knowledge of the function of the eye"
"Menggambar didasarkan pada perspektif , yang tidak lain adalah pengetahuan mendalam tentang fungsi mata"

[Gruner,1977], Meski saat itu belum ada bukti aktual guna membangun sebuah model kerja, namun prinsip-prinsip perspektif dan geometri proyektif membentuk dasar dari mana teori fotogrametri dikembangkan. Banyak karya artistic contemporaries daVinci berkontribusi dalam ilmu geometri proyektif dari perspektif grafis. Ilmuwan lain melanjutkan pekerjaan ini pada projective geometri matematis. Sebagai contoh, Albrecht Duerer, pada tahun 1525, dengan menggunakan hukum perspektif, menciptakan sebuah alat yang dapat digunakan untuk membuat perspektif yang benar.

Pada Akhirnya (Saat ini), teori Leonardo daVinci berkembang dan diterapkan dalam teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV), edukasi tentang UAV selengkapnya ada di sini;



Referensi :
  • http://www.scribd.com/doc/16556123/History
  • http://en.wikiquote.org/wiki/Leonardo_da_Vinci

2 Komentar

  1. Betul sekali mas Jefry Dewangga, segala bidang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan gambar atau melibatkan gambar, maka hal itu tidak lepas dari PRESPEKTIF.

    BalasHapus
  2. Halo Phi m.a.
    Terimakasih banyak, amin

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال