![]() |
| Perbedaan Mendasar Interpreter dan Compiler |
No. | Interpreter | Compiler |
1. | Menerjemahkan instruksi per instruksi | Menerjemahkan secara keseluruhan |
2. | Bila terjadi kesalahan kompilasi, dapat langsung dibetulkan secara interaktif | Bila terjadi kesalahan kompilasi, source program harus dibenarkan dan proses kompilasi diulang kembali |
3. | Tidak menghasilkan objek program | Menghasilkan objek program |
4. | Tidak menghasilkan executable program, karena langsung dijalankan pada saat program diinterprestasi | Menghasilkan executable program, sehingga dapat dijalankan dalam keadaan prompt sistem |
5. | Proses interprestasi terasa cepat, karena tiap-tiap instruksi langsung dikerjakan dan output langsung bisa dilihat hasilnya | Proses kompilasi lama, karena sekaligus menterjemahkan seluruh instruksi program |
6. | Source program terus dipergunakan karena tidak dihasilkan executable program | Source program sudah tidak dipergunakan lagi utnuk mengerjakan program |
7. | Proses pengerjaan program lebih lambat karena setiap instruksi yang dikerjakan harus diinterprestasikan ulang | Proses mengerjkana program lebih cepat, karena executable program sudah dalam Bahasa mesin |
8. | Keamanan dari program kurang terjamin, karena yang selalu digunakan adalah source program | Keamanan program lebih terjamin, karena yang dipergunakan executable program |
