Mengenal Thread

Thread, atau kadang-kadang disebut proses ringan (lightweight), adalah unit dasar dari utilisasi CPU. Di dalamnya terdapat ID thread, program counter, register, dan stack. Dan saling berbagi dengan thread lain dalam proses yang sama.
Gambar 2-16. Thread
Gambar 2-16. Thread

Konsep Dasar

Secara informal, proses adalah program yang sedang dieksekusi. Ada dua jenis proses, proses berat (heavyweight) atau biasa dikenal dengan proses tradisional, dan proses ringan atau kadang disebut thread.

Thread saling berbagi bagian program, bagian data dan sumber daya sistem operasi dengan thread lain yang mengacu pada proses yang sama. Thread terdiri atas ID thread, program counter, himpunan register, dan stack. Dengan banyak kontrol thread proses dapat melakukan lebih dari satu pekerjaan pada waktu yang sama.

Keuntungan

  1. Tanggap: Multithreading mengizinkan program untuk berjalan terus walau pun pada bagian program tersebut di block atau sedang dalam keadaan menjalankan operasi yang lama/ panjang. Sebagai contoh, multithread web browser dapat mengizinkan pengguna berinteraksi dengan suatu thread ketika suatu gambar sedang diload oleh thread yang lain.
  2. Pembagian sumber daya: Secara default, thread membagi memori dan sumber daya dari proses. Keuntungan dari pembagian kode adalah aplikasi mempunyai perbedaan aktifitas thread dengan alokasi memori yang sama.
  3. Ekonomis: Mengalokasikan memori dan sumber daya untuk membuat proses adalah sangat mahal. Alternatifnya, karena thread membagi sumber daya dari proses, ini lebih ekonomis untuk membuat threads.
  4. Pemberdayaan arsitektur multiprosesor: Keuntungann dari multithreading dapat ditingkatkan dengan arsitektur multiprosesor, dimana setiap thread dapat jalan secara parallel pada prosesor yang berbeda. Pada arsitektur prosesor tunggal, CPU biasanya berpindah-pindah antara setiap thread dengan cepat, sehingga terdapat ilusi paralelisme, tetapi pada kenyataannya hanya satu thread yang berjalan di setiap waktu.

User Threads

Gambar 2-17. User dan Kernel Thread
Gambar 2-17. User dan Kernel Thread
User thread didukung oleh kernel dan diimplementasikan oleh thread library ditingkat pengguna. Library mendukung untuk pembentukan thread, penjadualan, dan managemen yang tidak didukung oleh kernel.

Kernel Threads

Kernel thread didukung secara langsung oleh sistem operasi: pembentukan thread, penjadualan, dan managemen dilakukan oleh kernel dalam ruang kernel. Karena managemen thread telah dilakukan oleh sistem operasi, kernel thread biasanya lebih lambat untuk membuat dan mengelola daripada pengguna thread. Bagaimana pun, selama kernel mengelola thread, jika suatu thread di block tehadap sistem pemanggilan, kernel dapat menjadualkan thread yang lain dalam aplikasi untuk dieksekusi. Juga, di dalam lingkungan multiprosesor, kernel dapat menjadualkan thread dalam prosesor yang berbeda. Windows NT, Solaris, dan Digital UNIX adalah sistem operasi yang mendukung kernel thread.

Sumber

Sistem Operasi: Bahan Kuliah IKI-20230
oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003

$Revision: 1.3.0.0 $ Edisi
Diterbitkan 30 September 2003
Copyright (Hak Cipta) © 2003 oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003.

Silakan menyalin, mengedarkan, dan/ atau, memodifikasi bagian dari dokumen – $Revision: 1.3.0.0 $ – – yang dikarang oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003, sesuai dengan ketentuan "GNU Free Documentation License versi 1.1" atau versi selanjutnya dari FSF (Free Software Foundation); tanpa bagian "Invariant", tanpa teks "Front-Cover", dan tanpa teks "Back-Cover". Lampiran A ini berisi salinan lengkap dari lisensi tersebut. Ketentuan ini TIDAK berlaku untuk bagian dan/ atau kutipan yang bukan dikarang oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003.

Catatan Revisi
Revisi 1.3 30-09-2003 Revised by: RMS46
Revisi ini diedit oleh Rahmat M. Samik-Ibrahim: melanjutkan perbaikan tata letak dan pengindeksan.
Revisi 1.2 17-09-2003 Revised by: RMS46
Revisi ini diedit oleh Rahmat M. Samik-Ibrahim: melanjutkan perbaikan.
Revisi 1.1 01-09-2003 Revised by: RMS46
Revisi ini diedit oleh Rahmat M. Samik-Ibrahim: melakukan perbaikan struktur SGML, tanpa terlalu banyak mengubah isi buku.
Revisi 1.0 27-05-2003 Revised by: RMS46
Kompilasi ulang, serta melakukan sedikit perapihan.
Revisi 0.21.4 05-05-2003 Revised by: Kelompok 21
Perapihan berkas dan penambahan entity.
Revisi 0.21.3 29-04-2003 Revised by: Kelompok 21
Perubahan dengan menyempurnakan nama file.
Revisi 0.21.2 24-04-2003 Revised by: Kelompok 21
Merubah Kata Pengantar.
Revisi 0.21.1 21-04-2003 Revised by: Kelompok 21
Menambahkan Daftar Pustaka dan Index.
Revisi 0.21.0 26-03-2003 Revised by: Kelompok 21
Memulai membuat tugas kelompok kuliah Sistem Operasi.

Persembahan

Buku ini dipersembahkan dari Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/
2003, oleh Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI-20230 Semester Genap 2002/ 2003, untuk siapa saja yang ingin mempelajari Sistem Operasi. Tim penyusun buku ini ialah sebagai berikut:
Kelompok 21 (Koordinator)
Dhani Yuliarso, Fernan, Hanny Faristin, Melanie Tedja, Paramanandana D.M., Widya Yuwanda.
Kelompok 22 (Bab 1)
Budiono Wibowo, Agus Setiawan, Baya U.H.S., Budi A. Azis Dede Junaedi, Heriyanto, Muhammad
Rusdi.
Kelompok 23 (Bab 2)
Indra Agung, Ali Khumaidi, Arifullah, Baihaki A.S., Christian K.F. Daeli, Eries Nugroho, Eko Seno P., Habrar, Haris Sahlan.
Kelompok 24 (Bab 3)
Adzan Wahyu Jatmiko, Agung Pratomo, Dedy Kurniawan, Samiaji Adisasmito, Zidni Agni.
Kelompok 25 (Bab 4)
Nasrullah, Amy S. Indrasari, Ihsan Wahyu, Inge Evita Putri, Muhammad Faizal Ardhi, Muhammad Zaki Rahman, N. Rifka N. Liputo, Nelly, Nur Indah, R. Ayu P., Sita A.R.
Kelompok 26 (Bab 5)
Rakhmad Azhari, Adhe Aries, Adityo Pratomo, Aldiantoro Nugroho, Framadhan A., Pelangi, Satrio
Baskoro Y.
Kelompok 27 (Bab 6)
Teuku Amir F.K., Alex Hendra Nilam, Anggraini W., Ardini Ridhatillah, R. Ferdy Ferdian, Ripta
Ramelan, Suluh Legowo, Zulkifli.
Kelompok 28 (Bab 7)
Christiono H, Arief Purnama L.K., Arman Rahmanto, Fajar, Muhammad Ichsan, Rama P. Tardan, Unedo Sanro Simon.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال