1. Tujuan Khusus Pembelajaran
4. Keselamatan Kerja
5. Informasi
Mosfet di bedakan menjadi 2 jenis yaitu:
6. Bias MOSFET
Untuk mengoperasikan hidup (on) dan mati (off) dari sebuah Mosfet di perlukan Bias Tegangan pada Gate dan Source ( UGS ) dan tegangan catu antara Drain dan Source ( UDD ).
Bias UGS di bedakan menjadi 2 macam, yaitu:
7. Karakteristik D MOSFET
8. Langkah Praktikum 1
8.1 Pengukuran karakteristik input:
8.3 Catat setiap penunjukan arus Drain ID dan catat penunjukan arus tersebut pada Tabel I.
8.4 Gambarkan bentuk karakteristik input berdasarkan tabel I di atas
9. Langkah Praktikum 2
Buatlah rangkaian seperti di bawah ini:
9.1 Pengukuran karakteristik output ID = f (UDS):
9.3 Atur posisi input x dan y (CH1 dan CH2) pada posisi DC
9.4 Gambarkan masing – masing bentuk karakteristik yang ditampilkan oleh ayar CRO pada kolom CRO di bawah untuk bermacam-macam tegangan Gate-Source (UGS) pada:
9.5 Pertanyaan:
10. Langkah Praktikum 3
Rangkailah rangkaian seperti di bawah ini:
10.1 Pengukuran karakteristik input:
10.3 Catat setiap penunjukan arus Drain ID dan catat penunjukan arus tersebut pada Tabel I
10.4 Gambarkan bentuk karakteristik input berdasarkan tabel I di atas
11. Langkah Praktikum 4
11.1 Pengukuran karakteristik output ID = f (UDS):
11.3 Atur posisi input x dan y (CH1 dan CH2) pada posisi DC
11.4 Gambarkan masing – masing bentuk karakteristik yang ditampilkan oleh layar CRO pada kolom CRO di bawah untuk bermacam-macam tegangan Gate-Source (UGS) pada:
Setelah selesai melakukan praktek ini diharapkan pemakai bisa menampilkan dan menggambarkan kurva karakteristik MOSFET.
2. Alat dan Bahan:
Alat:
- AVO meter digital dan kabel penyidik. 1 buah
- AVO meter analog dan kabel penyidik. 2 buah
- CRO dua kanal dan Probe 1 buah
- Catu daya linier 0 – 30 Volt 2 buah
- Trafo daya 0-15Volt AC Lembar Job sheet
Bahan:
- Modul MOS-FET 1 buah
- Tahanan 100 Ω 3 buah
- Potensio meter 1 kΩ 1 buah
- Dioda 1N4007 1 buah
4. Keselamatan Kerja
- Baca petunjuk teknis pemakaian alat.
- Hati - hati bagian promer transformator adalah tegangan jala-jala 220Vac
- Pemasangan kondensator tidak boleh terbalik polaritasnya
- Setiap akan melakukan percobaanrangkaian, selalu sumber tegangan harus dimatina dahulu
- Perhatikan unsur-unsur keamanan dan kebersihan ruang kerja / bengkel.
5. Informasi
Mosfet di bedakan menjadi 2 jenis yaitu:
- Type Depletion Mosfet ( D Mosfet ).
- Type Enhancement Mosfet ( E Mosfet ).
6. Bias MOSFET
Untuk mengoperasikan hidup (on) dan mati (off) dari sebuah Mosfet di perlukan Bias Tegangan pada Gate dan Source ( UGS ) dan tegangan catu antara Drain dan Source ( UDD ).
Bias UGS di bedakan menjadi 2 macam, yaitu:
- Bias peningkatan ( Enhancement ) Mosfet → UGS + ( Positif )
- Bias pengosongan ( Depletion ) Mosfet → UGS - ( negatif ).
7. Karakteristik D MOSFET
| a. Kurva Transhonduktansi ( Transfer ) b. Kurva Karakteristik Output ID - UGS E Mosfet Chanal N c. E Mosfet Chanal N |
| Karakteristik Output D Mosfet Cahanal N |
| Kurva Karakteristik Trnsfer (Transkonduktansi) D mosfet Cahanal N |
8. Langkah Praktikum 1
| Rangkaian Kerja MOSFET 1 |
8.1 Pengukuran karakteristik input:
- Masa (ground) pada basis transistor
- Voltmeter pada UGS
- Mili Amperemeter pada ID
- Input U1 berupa tegangan ganda +5V, 0V dan -5V.
8.3 Catat setiap penunjukan arus Drain ID dan catat penunjukan arus tersebut pada Tabel I.
No | UGS (Volt) | ID (mA) |
1 | 0 | |
2 | 1 | |
3 | 2 | |
4 | 2,5 | |
5 | 2,6 | |
6 | 2,7 | |
7 | 2,8 | |
8 | 2,9 | |
9 | 2,92 | |
10 | 2,95 | |
11 | 3 |
8.4 Gambarkan bentuk karakteristik input berdasarkan tabel I di atas
| Karakteristik intput MOSFET - ID = f (UGS) |
9. Langkah Praktikum 2
Buatlah rangkaian seperti di bawah ini:
| Rangkaian Kerja MOSFET 2 |
9.1 Pengukuran karakteristik output ID = f (UDS):
- Masa (ground) pada Drain
- CH1 pada titik B (Volt/div = 5V/cm)
- CH2 pada titik A (Volt/div = 5V/cm)
- Posisi CRO pada ( x-y)
- Input tegangan U1 berupa tegangan dual DC +5V, 0V, -5V
9.2 Atur input x dan y (CH1 dan CH2) pada posisi ground, dan tepatkanbintik layar CRO pada posisi T (lihat kolom CRO).
9.4 Gambarkan masing – masing bentuk karakteristik yang ditampilkan oleh ayar CRO pada kolom CRO di bawah untuk bermacam-macam tegangan Gate-Source (UGS) pada:
1 | UGS = 0 Volt | 5 | UGS = 3,1 Volt |
2 | UGS = 1 Volt | 6 | UGS = 3,3 Volt |
3 | UGS = 2 Volt | 7 | UGS = 3,4 Volt |
4 | UGS = 3 Volt | 8 | UGS = 3,45 Volt |
(Pertama atur tegangan Gate-Source (UGS) dengan mengatur tegangan input DC melalui pengaturan potensiometer VR1 agar penunjukan Voltmeter pada 0 Volt. Gambar bentuk kurva yang ditampilkan oleh layar CRO. Naikkan tegangan masukan DC agar penunjukan Voltmeter menjadi 1 Volt. Gambar bentuk kurva yang ditampilkan CRO, demikian juga untuk tegangan Gate-Source (UGS)2V, 3V, 3,1V, 3,3V, 3,4V dan 3,45V. Penunjukan div/cm pada sumbu x CRO (UCE) adalah 1 kolom = 5 Volt ; sedangkan sumbu y CRO (IC) adalah 1 kolom = 0,05 mA berasal dari perhitungan → (Volt/div) : R2 → (5V):100Ω → 1 kolom = 0,05 mA.
| Karakteristik output MOSFET - ID = f (UDS) |
- Pada atur tegangan Gate-Source (UGS ) berapakah MOS-FET mulai menghantar?
- Apa kesimpula saudara dari karakteir\stik output transistor?
10. Langkah Praktikum 3
Rangkailah rangkaian seperti di bawah ini:
| Rangkaian Kerja MOSFET 1 |
- Masa (ground) pada basis transistor
- Voltmeter pada UGS
- Mili Amperemeter pada ID
- Input U1 berupa tegangan ganda +5V, 0V dan -5V
10.3 Catat setiap penunjukan arus Drain ID dan catat penunjukan arus tersebut pada Tabel I
No | UGS (Volt) | ID (mA) |
1 | 0 | 0 |
2 | 1 | 0 |
3 | 2 | 0,1 |
4 | 2,5 | 0,2 |
5 | 2,6 | 0,5 |
6 | 2,7 | 1 |
7 | 2,8 | 3 |
8 | 2,9 | 6 |
9 | 2,92 | 7 |
10 | 2,95 | 10 |
11 | 3 | 18 |
10.4 Gambarkan bentuk karakteristik input berdasarkan tabel I di atas
| Karakteristik intput MOSFET - ID = f (UGS) |
11. Langkah Praktikum 4
| Gambar Rangkaian Kerja MOSFET 3 |
11.1 Pengukuran karakteristik output ID = f (UDS):
- Masa (ground) pada Drain
- CH1 pada titik B (Volt/div = 5V/cm)
- CH2 pada titik A (Volt/div = 5V/cm)
- Posisi CRO pada (x-y)
- Input tegangan U1 berupa tegangan dual DC +5V, 0V, -5V
11.3 Atur posisi input x dan y (CH1 dan CH2) pada posisi DC
11.4 Gambarkan masing – masing bentuk karakteristik yang ditampilkan oleh layar CRO pada kolom CRO di bawah untuk bermacam-macam tegangan Gate-Source (UGS) pada:
No | UGS (Volt) | ID (mA) |
1 | 0 | 0 |
2 | 1 | 0 |
3 | 2 | 0,1 |
4 | 2,5 | 0,2 |
5 | 2,6 | 0,5 |
6 | 2,7 | 1 |
7 | 2,8 | 3 |
8 | 2,9 | 6 |
9 | 2,92 | 7 |
10 | 2,95 | 10 |
11 | 3 | 18 |
(Pertama atur tegangan Gate-Source (UGS) dengan mengatur tegangan input DC melalui pengaturan potensiometer VR1 agar penunjukan Voltmeter pada 0 Volt. Gambar bentuk kurva yang ditampilkan oleh layar CRO. Naikkan tegangan masukan DC agar penunjukan Voltmeter menjadi 1 Volt. Gambar bentuk kurva yang ditampilkan CRO, demikian juga untuk tegangan Gate-Source (UGS)2V, 3V, 3,1V, 3,3V, 3,4V dan 3,45V. Penunjukan div/cm pada sumbu x CRO (UCE) adalah 1 kolom = 5 Volt ; sedangkan sumbu y CRO (IC) adalah 1 kolom = 0,05 mA berasal dari perhitungan → (Volt/div): R2 → (5V):100 Ω → 1 kolom = 0,05 mA.
| Karakteristik output MOSFET - ID = f (UDS) |
12. Jawaban Pertanyaan
12.1 Pada atur tegangan Gate-Source (UGS ) berapakah MOS-FET mulai menghantar?
Jawab : Pada tegangan… UGS = 2 Volt
12.2 Apa kesimpula saudara dari karakteir\stik output transistor?
Jawab: Kenaikan harga UGS akan diikuti oleh kenaikan arus Drain ID, seiring dengan penurunan tegangan Drain Source UDS.
Referensi:
- Data dan Persamaan FET dan Mosfet ; Edisi Revisi pertama ; Penerbit PT Elex Media Komputindo Gramedia ; Jakarta
- Esan Hasan BSC; Rangkaian Elektronika Dasar; Ganeca Exact; Bandung; 1990;
- Malvino Hanapi Gunawan; Prinsip-prinsip Elektronik; Erlangga; Jakarta; 1984;
- Wasito S; Vademekum Elektronika; Gramedia; Jakarta; 1986
- Distrelec , elektronic Total
- Wasito Pelajaran Elektronika , Karya Utama , Jakarta 1980
- Bahan Ajar Listrik & Elektronika, PPPGT Malang