Mengukur Karakteristik MOSFET Dengan CRO

1. Tujuan Khusus Pembelajaran
Setelah selesai melakukan praktek ini diharapkan pemakai bisa menampilkan dan menggambarkan kurva karakteristik MOSFET.

2. Alat dan Bahan:

Alat:
  • AVO meter digital dan kabel penyidik.     1 buah
  • AVO meter analog dan kabel penyidik.    2 buah
  • CRO dua kanal dan Probe            1 buah
  • Catu daya linier  0 – 30 Volt        2 buah
  • Trafo daya  0-15Volt AC Lembar Job sheet
Bahan:
  • Modul MOS-FET 1 buah
  • Tahanan 100 Ω 3 buah
  • Potensio meter 1 kΩ 1 buah
  • Dioda 1N4007 1 buah

4. Keselamatan Kerja
  1. Baca petunjuk teknis pemakaian alat.
  2. Hati - hati bagian promer transformator adalah tegangan jala-jala 220Vac
  3. Pemasangan kondensator tidak boleh terbalik polaritasnya
  4. Setiap akan melakukan percobaanrangkaian, selalu sumber tegangan harus dimatina  dahulu
  5. Perhatikan unsur-unsur keamanan dan kebersihan ruang kerja / bengkel.

5. Informasi
Mosfet di bedakan menjadi 2 jenis yaitu:
  • Type Depletion Mosfet ( D Mosfet ).
  • Type Enhancement Mosfet ( E Mosfet ).

6. Bias MOSFET
Untuk mengoperasikan hidup (on) dan mati (off) dari sebuah Mosfet di perlukan Bias Tegangan pada Gate dan Source ( UGS ) dan tegangan catu antara Drain dan Source ( UDD ).

Bias UGS di bedakan menjadi 2 macam, yaitu:
  • Bias peningkatan ( Enhancement ) Mosfet → UGS + ( Positif )
  • Bias pengosongan ( Depletion ) Mosfet → UGS - ( negatif ).

7. Karakteristik D MOSFET
a. Kurva Transhonduktansi ( Transfer ) b. Kurva Karakteristik Output ID - UGS E Mosfet Chanal N c. E Mosfet Chanal N
a. Kurva Transhonduktansi ( Transfer )
b. Kurva Karakteristik Output ID - UGS E Mosfet Chanal N
c. E Mosfet Chanal N
Karakteristik Output D Mosfet Cahanal N
Karakteristik Output D Mosfet Cahanal N
Kurva Karakteristik Trnsfer (Transkonduktansi) D mosfet Cahanal N
Kurva Karakteristik Trnsfer (Transkonduktansi) D mosfet Cahanal N

8. Langkah Praktikum 1
Rangkaian Kerja MOSFET 1
Rangkaian Kerja MOSFET 1

8.1 Pengukuran karakteristik input:
  1. Masa (ground) pada  basis transistor
  2. Voltmeter pada  UGS
  3. Mili Amperemeter  pada ID
  4. Input U1 berupa tegangan ganda +5V, 0V dan -5V.
8.2 Atur tegangan masukan UGS sesuai dengan tabel I (dengan dipantau oleh Voltmeter).
8.3 Catat setiap penunjukan arus Drain ID dan catat  penunjukan arus tersebut pada Tabel I.

No
UGS (Volt)
ID (mA)
1
0
2
1
3
2
4
2,5
5
2,6
6
2,7
7
2,8
8
2,9
9
2,92
10
2,95
11
3

8.4 Gambarkan bentuk karakteristik  input berdasarkan  tabel I di atas
Karakteristik intput MOSFET - ID = f (UGS)
Karakteristik intput MOSFET - ID = f (UGS)

9. Langkah Praktikum 2
Buatlah rangkaian seperti di bawah ini:
Rangkaian Kerja MOSFET 2
Rangkaian Kerja MOSFET 2

9.1 Pengukuran karakteristik output  ID = f (UDS):
  1. Masa (ground) pada  Drain
  2. CH1 pada  titik B (Volt/div = 5V/cm)
  3. CH2 pada titik A  (Volt/div = 5V/cm)
  4. Posisi CRO pada ( x-y)
  5. Input tegangan U1 berupa tegangan dual  DC +5V, 0V, -5V
9.2 Atur input x dan y (CH1 dan CH2) pada posisi ground, dan tepatkanbintik layar CRO pada posisi  T (lihat kolom CRO).
9.3 Atur posisi input x dan y (CH1 dan CH2) pada posisi DC
9.4 Gambarkan masing – masing bentuk karakteristik yang ditampilkan oleh ayar CRO pada kolom CRO di bawah untuk bermacam-macam tegangan Gate-Source (UGS) pada:

1
UGS   = 0 Volt
5
UGS   = 3,1 Volt
2
UGS   = 1 Volt
6
UGS   = 3,3 Volt
3
UGS   = 2 Volt
7
UGS   = 3,4 Volt
4
UGS   = 3 Volt
8
UGS   = 3,45 Volt

(Pertama atur tegangan Gate-Source (UGS) dengan mengatur tegangan input DC melalui pengaturan potensiometer VR1 agar penunjukan Voltmeter  pada 0 Volt. Gambar bentuk kurva yang ditampilkan oleh layar CRO. Naikkan tegangan masukan DC agar penunjukan Voltmeter menjadi 1 Volt. Gambar bentuk kurva  yang ditampilkan CRO, demikian juga untuk tegangan Gate-Source (UGS)2V, 3V, 3,1V, 3,3V, 3,4V dan 3,45V. Penunjukan  div/cm pada sumbu x CRO (UCE) adalah  1 kolom = 5 Volt  ; sedangkan sumbu y CRO (IC) adalah  1 kolom = 0,05 mA  berasal dari perhitungan → (Volt/div) : R2 → (5V):100Ω → 1 kolom = 0,05 mA.
Karakteristik output MOSFET - ID = f (UDS)
Karakteristik output MOSFET - ID = f (UDS)
9.5 Pertanyaan:
  1. Pada atur tegangan Gate-Source (UGS ) berapakah MOS-FET  mulai menghantar?
  2. Apa kesimpula saudara dari karakteir\stik output transistor?

10. Langkah Praktikum 3
Rangkailah rangkaian seperti di bawah ini:
Rangkaian Kerja MOSFET 1
Rangkaian Kerja MOSFET 1
10.1 Pengukuran karakteristik input:
  1. Masa (ground) pada  basis transistor
  2. Voltmeter pada  UGS
  3. Mili Amperemeter pada ID
  4. Input U1 berupa tegangan ganda +5V, 0V dan -5V
10.2 Atur tegangan masukan UGS sesuai dengan tabel I (dengan dipantau oleh Voltmeter)
10.3 Catat setiap penunjukan arus Drain ID dan catat  penunjukan arus tersebut pada Tabel I

No
UGS (Volt)
ID (mA)
1
0
0
2
1
0
3
2
0,1
4
2,5
0,2
5
2,6
0,5
6
2,7
1
7
2,8
3
8
2,9
6
9
2,92
7
10
2,95
10
11
3
18

10.4 Gambarkan bentuk karakteristik  input berdasarkan  tabel I di atas
Karakteristik intput MOSFET - ID = f (UGS)

11. Langkah Praktikum 4
    Rangkailah rangkaian seperti di bawah ini:
    Gambar Rangkaian Kerja MOSFET 3
    Gambar Rangkaian Kerja MOSFET 3

    11.1 Pengukuran karakteristik output  ID = f (UDS):
    1. Masa (ground) pada Drain
    2. CH1 pada titik B (Volt/div = 5V/cm)
    3. CH2 pada titik A  (Volt/div = 5V/cm)
    4. Posisi CRO pada (x-y)
    5. Input tegangan U1 berupa tegangan dual  DC +5V, 0V, -5V
    11.2 Atur input x dan y (CH1 dan CH2) pada posisi ground, dan tepatkan bintik layar CRO pada posisi  T (lihat kolom CRO).
    11.3 Atur posisi input x dan y (CH1 dan CH2) pada posisi DC
    11.4 Gambarkan masing – masing bentuk karakteristik yang ditampilkan oleh layar CRO pada kolom CRO di bawah untuk bermacam-macam tegangan Gate-Source (UGS) pada:

    No
    UGS (Volt)
    ID (mA)
    1
    0
    0
    2
    1
    0
    3
    2
    0,1
    4
    2,5
    0,2
    5
    2,6
    0,5
    6
    2,7
    1
    7
    2,8
    3
    8
    2,9
    6
    9
    2,92
    7
    10
    2,95
    10
    11
    3
    18

    (Pertama atur tegangan Gate-Source (UGS) dengan mengatur tegangan input DC melalui pengaturan potensiometer VR1 agar penunjukan Voltmeter  pada 0 Volt. Gambar bentuk kurva yang ditampilkan oleh layar CRO. Naikkan tegangan masukan DC agar penunjukan Voltmeter menjadi 1 Volt. Gambar bentuk kurva  yang ditampilkan CRO, demikian juga untuk tegangan Gate-Source (UGS)2V, 3V, 3,1V, 3,3V, 3,4V dan 3,45V. Penunjukan  div/cm pada sumbu x CRO (UCE) adalah  1 kolom = 5 Volt  ; sedangkan sumbu y CRO (IC) adalah  1 kolom = 0,05 mA  berasal dari perhitungan → (Volt/div): R2 → (5V):100 Ω → 1 kolom = 0,05 mA.
    Karakteristik output MOSFET - ID = f (UDS)
    Karakteristik output MOSFET - ID = f (UDS)

    12. Jawaban Pertanyaan

    12.1 Pada atur tegangan Gate-Source (UGS ) berapakah MOS-FET  mulai menghantar?
    Jawab : Pada tegangan… UGS = 2 Volt
    12.2 Apa kesimpula saudara dari karakteir\stik output transistor?
    Jawab: Kenaikan harga UGS  akan diikuti oleh kenaikan arus Drain ID, seiring dengan penurunan  tegangan Drain Source UDS.

    Referensi:
    • Data dan Persamaan FET dan Mosfet ; Edisi Revisi pertama ; Penerbit PT Elex Media Komputindo Gramedia ; Jakarta
    • Esan Hasan BSC; Rangkaian Elektronika Dasar; Ganeca Exact; Bandung; 1990;
    • Malvino Hanapi Gunawan; Prinsip-prinsip Elektronik; Erlangga; Jakarta; 1984;
    • Wasito S; Vademekum Elektronika; Gramedia; Jakarta; 1986
    • Distrelec , elektronic Total
    • Wasito Pelajaran Elektronika , Karya Utama , Jakarta 1980
    • Bahan Ajar Listrik & Elektronika, PPPGT Malang

    Posting Komentar

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال