![]() |
| Pemrograman Berorientasi Obyek Dengan Java |
Bab ini meliputi dua standar kompetensi, yaitu membuat program dalam bahasa pemrograman berorientasi obyek dan membuat program aplikasi menggunakan Java. Hal ini karena kedekatan konsep antara Java dan pemrograman berorientasi obyek. Standar kompetensi membuat program dalam bahasa pemrograman berorientasi obyek terdiri dari empat kompetensi dasar yaitu tipe data dan kontrol program, pembuatan kelas, penggunaan inheritance, polymorphism, dan overloading, dan penggunaan interface dan paket. Sedangkan standar kompetensi membuat program aplikasi menggunakan Java terdiri dari lima kompetensi dasar, yaitu menjelaskan file I/O, tipe data dan variabel, menerapkan operator, menjelaskan exception handling, menerapkan multithreading dan menjelaskan network programming.
Dalam penyajian pada buku ini, satu sub bab tidak langsung merujuk pada satu kompetensi dasar. Ringkasan diletakkan pada setiap akhir bab kemudian dilanjutkan dengan soal-soal latihan. Sebelum mempelajari kompetensi ini ingatlah kembali sistem operasi, prinsip pemecahan masalah, algoritma pemrograman dasar dan lanjutan, pemrograman dengan VB dan VB.Net dan materi-materi pendukung dari mata pelajaran lain.
TUJUAN
Setelah mempelajari bab ini diharapkan pembaca akan mampu:
- Memahami konsep pemrograman berorientasi obyek
- Menjelaskan File I/O, tipe data dan variabel pada Java
- Menggunakan operator
- Menerapkan kontrol program
- Menjelaskan Exception Handling
- Menerapkan Multi-Threading
- Menjelaskan Network Programming
- Membuat program berorientasi obyek dengan class
- Menggunakan prinsip inheritance, polymorphism dan overloading
- Membuat program berorientasi obyek dengan interface dan paket
8.1. KONSEP PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBYEK
Pemrograman Berorientasi Obyek (Object Oriented Programming – OOP) adalah programming paradigm yang menggunakan obyek dan interaksinya untuk merancang aplikasi dan program komputer. OOP tidak banyak digunakan sebelum awal tahun 1990an. Tapi sekarang menjadi sesuatu yang sudah lumrah digunakan. Bahasa-bahasa pemrograman seperti keluarga dotNet dari Microsoft (Visual Basic.Net, Visual C#, dan Visual J), Borland Delphi, Java, Phyton, PHP versi 5 ke atas, C++ dan banyak lainnya merupakan bahasa pemrograman yang mendukung konsep OOP.Apakah obyek itu? Semua benda yang ada didunia ini dapat kita sebut sebagai obyek. Guru mata pelajaran RPL kalian adalah suatu obyek. Buku yang kalian pegang ini juga suatu obyek. Bahkan mata pelajaran RPL adalah juga sebuah obyek. Setiap obyek akan mempunyai karakteristik dan tingkah laku tertentu. Karakteristik disebut attribute dan tingkah laku disebut sebagai behavior atau method.
Dalam difinisi pemrograman berorientasi obyek dikenal adanya kelas dan obyek. Class atau kelas mendefinisikan karakteristik abstrak dari sesuatu termasuk atribut atau sifat-sifat dari sesuatu dan apa yang dapat dikerjakan oleh sesuatu (method). Sebagai contoh, mobil adalah sebuah kelas yang memiliki attribut warna, merek, tipe dan lain-lain. Mobil juga punya method antara lain, maju, mundur dan berhenti (lihat Gambar 8.2).
![]() |
| Gambar 8.2. Kelas, atribut dan method. |
Obyek adalah contoh dari kelas yang sudah didefinisikan. Atribut dan method dari kelas secara otomatis akan menurun pada obyek namun dengan kekhususan. Sebagai ilustrasi kita perhatikan Gambar 8.2. Pada gambar tersebut, kita bisa identifikasi kelasnya adalah mobil dengan atribut dan methodnya. Obyeknya adalah sebuah mobil sedan dengan merk Toyota, dan warnanya adalah merah. Sedan itu juga memiliki method maju, mundur dan berhenti. Pada kasus ini mobil sedan disebut sebagai instance atau turunan dari kelas mobil.
Ada beberapa konsep penting yang kalian harus pahami dalam pemrograman berorientasi yaitu, abstraksi, enkapsulasi, inheritance dan polymorphism.
8.1.1. Abstraksi
Abstraction atau disebut juga composition merupakan prinsip penyederhanaan dari sesuatu yang kompleks dengan cara memodelkan kelas sesuai dengan masalahnya. Untuk lebih memperjelas pengertian coba perhatikan Gambar 8.3. Pada gambar tersebut terlihat sebuah mobil jika dipecah-pecah bagian-bagiannya kita akan dapatkan seperti ban, mesin, rangka mobil, kaca, dan lain-lain dan hal in berlaku sebaliknya. Jika kita gabungkan bagian-bagian tersebut maka kita akan mendapatkan sebuah kelas mobil. Pada pemrograman berorientasi obyek biasanya kalau kita menjumpai beberapa kelas atau obyek yang kalau diidentifikasi memiliki banyak kesamaan atribut dan method maka kita akan menggabungkan kelas-kelas tersebut menjadi satu super class.![]() |
| Gambar 8.3. Contoh abstraction. |
8.1.2. Enkapsulasi
Prinsip encapsulation adalah prinsip penyembunyian detil dari sebuah kelas terhadap obyek yang berinteraksi terhadapnya. Sebagai contoh ketika kita menjalankan mobil, sebenarnya kita sedang berinteraksi dan kita meminta kepada mobil untuk menjalankan methodnya seperti maju, mundur atau berhenti. Kita berinteraksi hanya dengan beberapa bagian dari mobil (interface) seperti persneling, setir, pijakan gas, pijakan rem dan bagian lain. Tapi detil proses yang terjadi didalam mobil bagaimana bisa maju, mundur atau berhenti kita tidak perlu tahu.8.1.3. Inheritance
Inheritance atau pewarisan adalah prinsip pewarisan sifat dari orang tua ke anak atau turunannya yang diterapkan pada kelas. Orang tua memiliki atribut dan method yang lebih umum dibandingkan dengan anak atau turunannya. Pada Gambar 8.4. kita bisa tahu bahwa mobil memiliki atribut dan method yang lebih umum dibandingkan dengan sedan , truk atau bus. Mobil sebagai kelas yang mewarisi disebut sebagai super class, sedangkan sedan, truk dan bus sebagai kelas yang diwarisi disebut sub class.![]() |
| Gambar 8.4. Pewarisan. |
8.1.4. Polymorphism
Polymorphism mungkin merupakan konsep pemrograman beroerientasi obyek yang paling sulit dimengerti. Arti dari polymorphism adalah kemampuan dari suatu obyek untuk mempunyai lebih dari satu bentuk. Atau dalam pengertian lain adalah kita dapat menerapkan sesuatu hal yang berbeda melalui suatu cara yang sama. Sebagai contoh kalau ada empat ekor hewan berbeda yaitu burung, ular, katak, dan singa kemudian kita minta untuk bergerak, maka burung akan terbang, ular akan melata, katak melompat, singa mungkin akan berlari. Jadi suatu method yang sama mungkin bisa diterapkan secara lain jika obyek yang menerapkan adalah berlainan.8.2. PENGENALAN PADA JAVA
Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut menggunakan versi yang dinamakan Oak. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk). Saat ini Java berada dibawah lisensi Sun Microsystems.Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat luinak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Orang orang yang berkecimpung dalam dunia pemrograman lebih suka menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional.
8.2.1. Kebutuhan Perangkat Lunak
Untuk membuat program Java paling tidak harus tersedia dua buah software yaitu:Java 2 SDK Standard Edition (J2SE)
Perangkat lunak ini merupakan yang akan kita gunakan untuk mengkompilasi kode program Java yang kita buat. Selain itu pada perangkat lunak ini tersedia kelas-kelas yang dapat kita gunakan untuk membangun aplikasi desktop, grafis, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan. Perangkat lunak ini dapat di-download gratis di situs Sun Microsystem. Setelah itu perangkat lunak ini harus diinstal pada system operasi yang kita pakai.
Text Editor
Perangkat lunak ini berfungsi untuk menuliskan kode-kode program. Notepad, Vi, Gedit, merupakan contoh-contoh teks editor yang dapat digunakan. Namun menggunakan teks editor agak menyulitkan karena tidak tersedia fasilitas bantu yang memudahkan dalam menuliskan kode program. Saat ini beberapa IDE tersedia gratis di internet. IDE tersebut telah menyediakan banyak fasilitas seperti syntax coloring, auto completion, dan template untuk memudahkan membuat aplikasi berbasis Java. NetBeans (www.netbeans.org) dan Eclipse (www.eclipse.org) merupakan dua buah IDE yang sangat terkenal dan sangat kuat. Gambar 8.5. menunjukkan tampilan NetBeans IDE.
![]() |
| Gambar 8.5. NetBeans IDE. |
8.2.2. Kompilasi Kode Program
Sebelum kita membuat program dan mengkompilasinya kita harus mengatur ClassPath. ClassPath adalah suatu sistem variabel yang digunakan untuk mengatakan pada program yang ditulis dengan bahasa Java tempat lokasi-lokasi yang akan digunakan. Misalkan kita meletakkan kode program kita di direktori d:\TestCode\Java, maka kita perlu mengatur path agar kita bisa menggunakan compiler java dari direktori ini. Berikut ini langkahlangkah membuat classpath:Buka command-prompt di Windows kemudian setelah terbuka ketikkan:
Set PATH=C:\progra~1\java\jdk1.5.0\bin;%PATH%
Set CLASSPATH=.;D:\TestCode\Java
Path di atas adalah jika kita menggunakan JDK versi 1.5, jika versi yang lain maka tinggal menyesuaikan.
Periksa apakah setting sudah benar dengan mengetikkan perintah java pada direktori manapun dari command prompt.
Setelah classpath terbentuk, coba buka Notepad kemudian ketikkan kode berikut ini;
public class Main {
//isi blok
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hallo ini Java lho");
}
}
Kemudian simpan file kode tersebut dengan nama yang sama dengan class yang ada pada kode tersebut yaitu Main dan diakhiri dengan ekstensi .java. Simpan di lokasi yang telah kita tetapkan di atas (lihat Gambar 8.6). Aturan penulisan nama file di Java sangat ketat, sehingga jika kalian memberi nama file tidak sama dengan nama kelasnya, maka program akan menolak untuk dieksekusi.
Pada kode program di atas, baris pertama menunjukkan nama class yaitu Main. Pada Java semua kode seharusnya ditempatkan didalam deklarasi class. Kita melakukannya dengan menggunakan kata kunci class. Sebagai tambahan, class menggunakan akses khusus public, yang menunjukkan bahwa class kita mempunyai akses bebas ke class yang lain dari package yang lain pula (package merupakan kumpulan class-class).
Setelah deklarasi class kemudian diikuti tanda { yang menunjukkan awal blok kode. Tanda ini harus ditutup dengan tanda } sebagai akhir blok.
Baris yang dimulai dengan tanda // adalah komentar. Kemudian baris berikutnya adalah deklarasi nama method. Dalam hal ini nama method-nya adalah main (method utama). Kita dapat membuat method-method lainnya diluar main ini. Setelah deklarasi ini diikuti juga dengan blok kode. Pada blok kode berisi pernyataan System.out.println("Hallo ini Java lho");. Perintah System.out.println(), menampilkan teks yang diapit oleh tanda petik ganda (“ ”) pada layar.
![]() |
| Gambar 8.6. Nama file dan lokasi penyimpanan. |
Sekarang buka command prompt dan arahkan ke direktori tempat file java kalian simpan dan ketikkan seperti pada Gambar 8.7. Perhatikan cara penulisan dan hasil yang diperoleh.
![]() |
| Gambar 8.7. Cara eksekusi program dalam Java. |
Sebelum dapat dieksekusi, maka kode program (Main.java) harus dikompilasi dengan menggunakan perintah javac seperti terlihat di Gambar 8.7. Setelah kompilasi berhasil, maka program dapat kita eksekusi dengan menggunakan perintah java. Proses kompilasi akan menghasilkan file dengan nama Main.class (periksa direktori kalian dengan perintah dir, dan cari file dengan akhiran .class). Yang kita panggil pada perintah java adalah file dengan akhiran class ini dan bukan lagi kode sumber yang berakhiran .java.
Next >> 8.3. TIPE DATA, VARIABEL, DAN PERNYATAAN INPUT/OUTPUT (I/O)






