RANDOM NOTE TEKNIK AUDIO VIDEO SMKN 2 YOGYAKARTA (STM 1 / STEMSA) 2009

Teknik Audio Video 2009
Teknik Audio Video 2009

Note : Untuk Menggunakan Catatan ini, silakan gunakan CTRL+F untuk menemukan topik yang anda cari.

ATOM
Terdiri dari inti Atom yang mana bermuatan positif dan negatif dikelilingi oleh 1 atau lebih elektron - elektron dengan muatan (-).
  • (+) proton
  • (-) elektron
  • (  ) Netron (hole)

Color Burs (ledakan warna)
Adalah kunci yang diletakan pada serambi belakang signal sinkronisasi Horisontal. 

Tranduser
Adalah jenis komponen yang bekerja mengkonversi besaran non listrik menjadi listrik atau sebaliknya. Contoh : Microphone dan Speaker.

Frekuensi Sub Pembawa Warna 
Pada karakteristik IF Video menempati frekuensi 34,45Mhz

Syarat terjadinya penembakan elektron pada CRT :
  • Adanya cukup pemanas pada filament
  • Tegangan katoda lebih (-) dibandingkan dengan tegangan Anoda
  • Ada sinkronisasi vertikal dan horisontal
  • Perbedaan tegangan yang sangat tinggi antara anoda dan katoda

Kanal Stasiun Pemancar TV UHF 
Bekerja pada rentang frekuensi 470 Mc – 860 Mc


ALU (Aritmathic Logic Unit)
Adalah unit prosesor yang bertugas menjalankan operasi aritmatika dan logika.

Proses Terjadinya Arus Listrik
Sekelompok benda yang bermuatan positif dan negatif mengakibatkan timbul arus listrik, contoh petir terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik yang berdekatan.

Daya Hanta
Adalah ukuran kemampuan penghantar melewatkan arus listrik dan besaran ini dinyatakan dalam satuan Mho.

AVOmeter / Multimeter / Multitester
Merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur Arus, Tegangan, dan Hambatan suatu komponen atau rangkaian elektronika. Alat ukur ini memiliki 2 jenis :
  • Analog : menggunakan parameter dasar moving coil.
  • Digital : menggunakan parameter dasar sistem digital.

Pemicu Gost (gambar berbayang) Pada Penerima TV
Karena gelombang tinggi yang direfleksikan oleh bangunan tinggi ataupun gunung.

Analisis OSC Local
Tunner TV sedang mengkanal 2 VHF yakni pembawa Gb. 44,35 Mhz dan pembawa suara 49,75 Mhz, maka OSC local bergetar pada frekuensi 83,15.

ENEREGI LISTRIK (U)
Merupakan daya listrik yang digunakan dalam waktu tertentu
Dinyatakan dengan rumus :
U = P x t 

Keterangan :
U = usaha / energi listrik ..WH
P = daya listrik ...watt
t = waktu ... jam

INDUKTOR
Merupakan suatu kumparan yang terbuat dari kawat penghantai (email) dan memiliki satuan Henry, karakteristik induktor jika diberikan arus listrik maka, yang terjadi adalah jaring-jaring magnet. Nilai hambatan pada induktor tergantung pada jumlah lillitan, kuatnya lilitan, jenis bahan dan luas penampang.

REAKTANSI KAPASITIP (XC)
Adalah Nilai Hambatan yang terjadi pada Kapasitor saat dilalui arus bolak-balik, dapat ditentukan dengan rumus :

XC = 1/ωC

Atau

ωXC = 1/2πfc

Keterangan :
XC dan XL = ... ohm
f = ... Hz
C = ... Farad
L = ... Henry

IMPEDANSI SERI
Adalah suatu hambatan yang terjadi oleh beban RL maupun C dalam suatu rangkaian AC, impedansi yang terbentuk oleh RL dan C dituliskan dengan simbol ’Z‘

LDR (Light Dependent Resistor)
Adalah sebuah resistor yang peka terhadap cahaya, jika berada pada tempat gelap, memiliki nilai resistansi “max” (>Mega Ohm), sebaliknya jika ditempatkan pada tempat terang akan “min”.<100 nbsp="" o:p="" ohm="">

SIFAT ARUS BOLAK-BALIK (AC) TERHADAP BEBAN RESITIF, KAPASITIF DAN INDUKTIF 

Beban Resitif

AC Resitif
AC Resitif 
Arus (I) dan Tegangan (V) Sefasa
V = Vm Sin Ï‰t
I = Im Sin Ï‰t

Beban Capasitif

AC Capasitif
AC Capasitif
Arus (I) Tertinggal 90^ terhadap Tegangan (V)



Beban Induktif

AC Induktif
AC Induktif
Arus (I) Mendahului 90^ terhadap Tegangan (V)


Power Factor
Menghitung Power Factor
Menghitung Power Factor

MENGENAL MANUAL BOOK
Setiap pembelian unit pesawat audio / video akan mendapatkan buku manual berisi tentang segala informasi yang berkaitan dengan prosedur penggunaan perangkat tersebut, maka pengguna harus membaca dengan cermat dan teliti, untuk mencegah dan menghindari segala bentuk kesalahan yang bisa saja terjadi, buku manual meliputi tindakan pencegahan/keamanan dan petunjuk penting instalasi, operasional dan informasi tambahan lainnya.

Contoh :
"warning >> to reduce the risk of fire or elektric shock do not expose this apliance to rain of noise true."

Artinya :
Menjelaskan kepada user agar mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran atau kejutan listrik, peralatan ini jangan terkena hujan atau lembab, perangkat elektronik sangat peka terhadap perubahan temperature, oleh karenanya dapat berakibat fatal, selain itu rusaknya perangkat elektronika juga dapat mengancam nyawa pengguna.

MENGENAL TANGGA FREKUENSI
  • ELF (Extra Low Frequency)-----> 30 - 300Hz
  • PF (Piko Frequency)-----------> 300Hz - 3KHz
  • VLF (Very Low Frequency)------> 3KHz - 30KHz
  • LF (Low Frequency)------------> 30KHz - 300KHz
  • MF (Medium Frequency)---------> 300KHz - 3MHz
  • HF (High Frequency)-----------> 3MHz - 30MHz
  • VHF (Veri High Frequency)-----> 30MHz - 300MHz 
  • UHF (Ultra High Frequency)----> 300MHz - 3GHz
  • SHF (Super High Frequency)----> 3GHz - 30GHz
  • EHF (Extra High Frequency)----> 30GHz - 300GHz

Perangkat Audio
Adalah peralatan yang mereproduksi bunyi, dan mengacu pada cakupan frekuensi yang dapat didengar oleh telinga manusia (20Hz - 20Khz).

Teknik Audio 
Adalah konsentrasi ilmu yang mencakup Produksi, Manipulasi dan Perekaman. Ada 2 hal yang perlu diperhatikan dalam teknik Audio :
  • Gelombang Suara : yaitu bagian yang mencakup gelombang suara, dimana mengetahui cara sebuah microphone mereproduksi suara dan bagaimana agar bisa didengar oleh manusia.
  • Pesawat Audio : yaitu bagian yang mencakup fungsi masing-masing peralatan, tentang bagaimana cra memilih komponen yang benar dan cara penggunaannya.

SECARA UMUM SYSTEM AUDIO MELIPUTI :
  • Input
  • Proses
  • Output

CARA KERJA PRE-AMP
Basic Pre-amp
Basic Pre-amp
  • Transistor akan berfungsi jika diberikan bias / arus.
  • Capasitor akan berfungsi sebagai penahan arus DC dan melewatkan arus AC (dedicated for coupling).
  • Sirkuit ini memperbaiki sinyal audio input yang lemah. Salah satu aplikasinya terdapat pada rangkaian awal osilator RF, dimana rangkaian ini membantu meningkatkan kualitas pemancar yang sangat sensitif terhadap suara.
  • Gain (penguatan) = Vout/Vin
Mula-mula rangkaian harus di suplay dengan tegangan DC agar transistor siap bekerja, hal ini ditandai dengan adanya VBE.

VBE = 0.5 - 0.6 volt (jk.bahan silicon) atau 0.1 - 0.2 volt (jk. bahan germanium). disamping itu ada arus yang mengalir yaitu IB, IC dan IE, besaran - besaran searah ini akan selalu berada pada rangkaian sekitar transistor yang dibatasi oleh capasitor, besaran-besaran yang terdapat pada penguat dapat dihitung menggunakan rumus :

Vo = VCC - IC (R3)

Kuat arus IC sangat tergantung pada IB, maka :

IC = hfE . IB

Setelah semuanya siap, barulah signal input diumpan dalam penguat melalui sebuah capasitor, dimana capasitor berfungsi menghalangi besaran DC, agar tidak dapat memasuki sumber signal, namun pada sisi yang lain capasitor akan menguatkan signal masukan ke dalam penguat, demikian juga pada bagian output signal diambil dari colektor melalui seuah capasitor juga, besarnya signal input ataupun output dapat diukur secara langsung dengan Volt meter maupun dengan osiloscope. Perbandingan antara signal output dengan input dinamakan dengan Gain. 

Untuk suatu Gain yang baik maka signal output harus selalu linier terhadap inputnya (amplitudonya). Bagi suatu penguat Audio yang ideal akan diperoleh bandwidh yang dibatasi oleh frekuensi 20Hz - 20Khz dimana Gain tetap. Dalam sistem audio yang lengkap akan digunakan beberapa tingkat penguatan (cascade) sehingga amplitudo outputnya akan semakin besar, demikian juga dengan daya outputnya. Rumus penguatan pada arus, tegangan dan daya :

Ai = Io/Ii 
Vi = Vo/Vi
Pi = Po/Pi

Basic Sound System
Pre-Amp >> Driver Amp >> Power Amp

Pre-Amp (Penguat Awal)
Penguat ini digunakan untuk memperkuat signal yang berasal dari tranduser, penguat ini mempunyai kepekaan input yang tinggi atau bisa dikatakan bahwa untuk mendapatkan tegangan output yang besar hanya dibutuhkan tegangan input yang kecil saja, biasanya dalam micro Volt, penguat awal ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda, tergantung penggunaannya. Contoh penguat mic; memiliki karakteristik respon frekuensi yang datar disepanjang spektrum frekuensi audio, sedangkan untuk penguat pick-up memeiliki karakteristik yang semakin turun penguatannya dengan menaikan frekuensi.

Perangkat yang bisa mengisi bagian ini adalah Tranduser, Media Player ataupun Instrument Music.

Driver Amp (Penguat Driver)
Biasanya suatu penguat daya membutuhkan tegangan input yang tinggi oleh karena itu sebelum penguat akhir dipasang, maka sebuah pengguat penggerak dipasang didepannya, dengan tujuan untuk pengguat penyangga (buffer) antara penguat akhir dengan penguat awal.
  • Ekualiser = adalah perangkat elektronik yang berfungsi untuk mempengaruhi terhadap tinggi rendahnya nada dalam rangkaian amplifier. Alat ini dapat menghilangkan dan memunculkan suatu respons frekuensi sesuai keinginan operator.
  • Mixer = adalah perangkat elektronik yang berfungsi mencampur signal audio dari beberapa sumber.


POWER AMPLIFIER (Penguat Akhir)
Adalah alat yang dapat meningkatkan atau menguatkan signal audio sehingga dapat menggetarkan membran speaker, perangkat ini biasanya menjadi penguat akhir dalam system audio.

BENTUK UMUM RANGKAIAN PENERIMA VIDEO
  1. IF Video
  2. Detector Video >> mendeteksi signal video
  3. Penguat Video >> menguatkan signal video
  4. Tabung Gb.
Konsep CRT (Cathode Ray Tube)
Konsep CRT (Cathode Ray Tube)

CARA KERJA CRT
Pada saat chatode memancarkan elektron yang berasal dari signal Video dengan dibantu filamen (filamen bercahaya terang sehingga menimbulkan panas, itu dapat terjadi ketika dihubungkan dengan tegangan sehingga kalor yang terjadi pada filamen memancarkan cahaya).

DEFLECTION YOKE :
Berfungsi mengatur pergerakan elektron yang meluncur, sehingga mampu memenuhi layar dengan lapis fosfor.

Deflektion yoke terbagi 2 macam yaitu :
Vertikal dan Horizontal, yang mana keduanya disupply dengan gelombang gergaji sehingga elektron yang terjadi adalah :
  • Vertikal Deflection Yoke menggiring pancaran elektron dari atas ke bawah monitor tabung.
  • Horizontal Deflection Yoke menggiring pancaran elektron dari samping kanan ke kiri monitor tabung.

Sinar Monochrome
Adalah sinar asli yang berasal dari sumbernya, sehingga belum terkontaminasi oleh sesuatu, contoh bolam lampu, yang mana warna kuning adalah asli dari filamennya.

Sinar Adiktif
Adalah sinar yang warnanya telah dipengaruhi oleh lapisan - lapisan pembungkusnya. contoh : Neon yang dicat merah, atau neon dengan fosfor yang diberi warna.

MONOCHROME : R + B + G = WHITE
Hasil dari pencampuran warna pokok akan menjadi warna yang terang, sehingga apapun warnanya jika cenderung lebih terang maka sering disebut dengan sinar adiktif.

SUBTRAKTIF : R + B + G = HITAM
Hasil pencampuran warna pokok cenderung berubah kewarna yang lebih gelap. Contoh; pencampuran warna pada cat.

Layar Tancap
Sebenarnya tidak beda dengan proses pembuatan film layar tancap, yaitu : memerlukan 48 gambar dalam 1 secon, sehingga memerlukan 4 gulungan gambar dalam durasi 2 jam. misalnya seperti dalam pembuatan film cartoon.

Pembentukan focus :
  • Zoom : penambahan presentase jarak pandang,
  • Tele, nide, angle : penambahan lensa pada kamera menentukan jarak focus.

DIAGFRAHMA
Titik / obyek pemantulan cahaya yang dihasilkan oleh lensa dan nantinya cahaya tersebut akan diteruskan ke lise, maka disitulah terjadi proses pembakaran foto, tergantung kadar cahaya yang masuk, semakin terang, maka pembakaraan akan semakin besar, biasanya hasil dari pembakaran yang besar disebabkan oleh diameter diagfrahma yang terlalu lebar membuka sehingga cahaya yang masuk terlalu banyak dan hasil foto akan berwarna putih.

Pengaturan letak bayangan terhadap lise diatur dengan cara memutar bagian yang bernilai 11, 4.8, 6.5, 4.5, 3 dan untuk mengatur kecepatan diagfrahma berkedip (dalam pengambilan cahaya) ditentukan dengan cara memutar bagian silinder lensa yang bertuliskan 1/1000, 1/500, 1/250, 1/60, semakin besar nilainya maka proses berkedip semakin lama.

JENIS FILM
asa 100, asa 200, asa 300, asa 400, DIN. Semakin besar nilainya maka kepekaan terhadap cahaya semakin besar.

CARA KERJA CAMERA DIGITAL
Sebenarnya tidak jauh berbeda hanya saja obyek pada lise diganti dengan komponen elektronika.



MOSFET (Metal Oxyde Semi Conductor)

Fisik Komponen MOSFET
Fisik Komponen MOSFET

Simbol MOSFET
Simbol MOSFET

Basic Semikonduktor
Sifat suatu benda sangat ditentukan oleh elektron pada lapisan kulit atom terluar.
Untuk membentuk semikonduktor tipe N maka atom silicon maupun germanium harus didoping dengan atom lain yang bervalensi lima.

SOP Instalasi Listrik
Menurut peraturan umum instalasi listrik, setiap beban yang mengandung logam harus dilengkapi dengan arde / GND.

Benefit Matching Trafo
Salah satu keuntungan menggunakan matching trafo pada LS adalah kita tidak perlu memperoleh hitungan nilai impedansi.

MODEM (Modulasi Demodulasi)
Pesawat komunikasi yang bekerja secara elektronik selalu menggunakan sistem MODEM, syarat yang harus dipenuhi oleh stasiun pemancar agar tidak terjadi kehilangan daya pancar adalah menggunakan matching impedansi.

Signal Audio Video
Signal pembawa suara dan pembawa gambar menempati frekuensi 33.4 Mhz dan 38.9 Mhz, maka frekuensi sinkronisasi HOR = 15.625 Hz dan VER = 50 Hz.

PENGUAT GAMBAR
Penguat video adalah suatu penguat yang digunakan untuk memeperkuat signal-signal gambar seperti pada TV, camera, video, dll. Penguat ini memiliki respons yang sangat lebar, yaitu antara 30 Hz - 5 Mhz, untuk kepekaan tersebut, maka dipermukaan transistor yang mempunyai karakteristik frekuensi yang sangat baik untuk mendapatkan frekuensi yang lebar ini, biasanya digunakan rangkaian penguat kelas A dan metode coupling yang digunakan adalah coupling langsung.

PENGUAT PENALA
Penguat ini biasanya digunakan pada frekuensi tinggi, contoh frekuensi radio, penguat ini hanya menguatkan frekuensi tertentu, contoh pada IF (intermedian frekuensi), penerima AM (Amplitudo Modulation), akan beresonansi pada frekuensi 455 KHz, pada FM (frekuensi modulation) beresonansi pada frekuensi 10.7 MHz, jenis penguat ini memiliki respons frekuensi yang ditentukan oleh jenis-jenis rangkaian.

PENGERTIAN HUBUNGAN RADIO
Hubungan radio adalah hubungan jarak jauh tanpa kawat penghantar atau sering disebut juga NIRCABLE atau WIRELESS, hal ini dilakuakan dengan sarana pemancar radio dan penerimanya, berikut ini kami perkenalkan block diagram pemancar radio AM.

Baca Selengkapnya : Mengenal Modulasi, Teknik Modulasi dan Demodulasi


PRINSIP KERJA PEMANCAR RADIO AM
  1. Getaran suara diterima oleh microphone dan diubah menjadi gelombang elektronik,
  2. Gelombang elektronik dari mic diperkuat oleh penguat audio menghasilkan sinyal audio yang lebih besar,
  3. Sinyal audio dimodulasi dengan dengan gelombang pembawa yang diproduksi oleh OSC RF oleh rangkaian modulator, hasilnya merupakan gelombang termodulasi,
  4. Untuk memperkuat daya gelombang termodulasi ini, maka digunakanlah penguat daya,
  5. Gelombang termodulasi yang sudah dikuatkan dayanya langsung dipancarkan melalui antena pemancar.
Berikut adalah blok diagram rangkaiannya :
Konsep Pemancar AM
Konsep Pemancar AM

AM (AMPLITUDO MODULATION) dibagi menjadi 2 yaitu :
  • SW1 dan SW2 (short dan wave), yang memiliki frekuensi berkisar 2Mhz - 11Mhz
  • MW (middle wave), yang mempunyai frekuensi berkisar 550KHz - 1600KHz.

RUMUS MENENTUKAN PANJANG ANTENA PEMANCAR
1/4, 1/2, 1 dari panjang gelombang (ukuran strategis dan efektif).

TEKNIK TELEPHONE
PEMASANGAN SAMBUNGAN BARU (PSB)
PSB dilakukan pada pelanggan baru yang sudah mendapatkan nomer baru, urutan pekerjaan PSB adalah :
  • Penjamperan kabel dari nomor horizontal yang berasal dari central, kabel primer di MDF menuju rumah kabel tujuan,
  • Penjamperan kanel primer ke sekunder menuju rumah kabel ke distribution point (DP),
  • Penarikan kabel DW (drop wire) dari DP ke kotak terminal batas (KTB) di rumah pelanggan,
  • Pemasangan instalasi kabel dalam rumah dari KTB ke Roset.

JARINGAN TAMBAHAN
Pemasangan jaringan tambahan dilokasi baru, baik kabel primer maupun kabel sekunder harus memperhatikan kemampuan jumlah jaringan.

GANGGUAN JARINGAN
Adalah kejadian tidak berlangsungnya komunikasi telephone 2 arah, gangguan ini terjadi karena :
  • Putus, disebabkan karena alam (faktor alam), gangguan manusia (error human), dan gangguan bisa terjadi disemua titik lokasi.
  • Sambungan berkarat,
  • Sambungan longgar,
  • Alat tidak berfungsi, bisa terjadi karena material (komponen-komponen yang jelek / sudah rusak),
  • Kontak tidak baik (dirty conduct), hal ini bisa terjadi karena instalasi jelek, biasanya terjadi pada DP, RK dan jaringan kabel.

Evaluasi Sistem Digital

Apa itu Half Adder?
Adalah rangkaian elektronika yang dapat menjumlahkan 2 bilangan biner yang masing-masing terdiri dari bit-bit.

Apa itu Full Adder?
Adalah rangkaian elektronika yang dapat menjumlahkan binner dengan jumlah bit yang tidak terbatas.

Apa itu IC 74L00?
Adalah IC NAND GATE yang memiliki daya Rendah.

Apa itu IC 7400?
Adalah IC NAND GATE yang karakteristiknya sama dengan IC 74S00, yaitu memiliki daya di bawah Rendah.

Apa itu IC 74H00?
Adalah IC NAND GATE yang memiliki daya Tinggi.

Bagaimana output JK-flip-flop
Saat flip-flop mendapat input 1-1, maka output toggle.

Macam-macam flip-flop :
  • JK-flip-flop
  • SR-flip-flop
  • D-flip-flop



Radix Sistem Bilangan
  • BINER = 2
  • DESIMAL = 10
  • OKTAL = 8
  • HEXADESIMAL = 16
  • DUO DESIMAL = 12
MSB (Most significant Biner), Paling Kiri 
LSB (Low significant Biner), Paling Kanan


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال