Mengenal As-Built Survei

As - Built Survei, Tanggung Jawab Siapa?
As - Built Survei, Tanggung Jawab Siapa?
As-built survey yang baik berpotensi menjadi nilai tambah yang sangat bermanfaat bagi pemilik dan operator pekerjaan fasilitas infrastruktur dan seluruh pihak yang berkaitan dengan proyek infrastruktur secara luas. Sebagai contoh, as-built survey dapat :
  • Mendokumentasikan lokasi utilitas bawah tanah dan aset "tersembunyi" lainnya seperti pipa dan saluran aktif dibawah lantai atau dibelakang dinding. Jika informasi tersebut akurat dan dipublikasikan secara efektif, maka akan menghemat banyak sekali waktu dan biaya saat pemeliharaan, perbaikan dan atau peningkatan fasilitas (upgrade).
  • Disajikan sebagai dasar GIS. Hal ini dapat menjadi bagian dari sistem yang digunakan di tempat untuk fungsi seperti penerbitan perintah kerja atau manajemen persediaan, atau ditransfer ke instansi pemerintah untuk digunakan dalam sistem mereka. Kombinasi peta digital dan database yang baik telah terbukti lagi dan lagi memberikan nilai tambah bagi pemiliknya.
  • Dengan melayani sebagai peta dasar dan menyediakan tempat untuk menangkap pengetahuan yang didapat selama pengerjaan fasilitas, as-built survey membantu pemilik merencanankan dan merancang proyek berikutnya atau tahap berikutnya dari fasilitas yang ada saat ini.
  • Memberikan jaminan kepada pemilik dan desainer bahwa kesepakatan desain telah tercapai, dan bahwa penyelesaian proyek telah memenuhi tujuan pemilik. Dalam artian, selesainya as-built survey berjalan bersama dengan kontrak untuk meningkatkan kejelasan dan utilitas untuk semua stakeholder proyek.
Ini hanya beberapa dari banyak manfaat yang bisa diperoleh dari as-built survey yang baik. Sederhanya, informasi yang akurat dan terorganisir dengan baik akan selalu menjadi barang berharga bagi pemilik fasilitas progresif dan operator.

Namun, untuk mencapai kualitas as-built survey yang baik tidak selalu mudah apalagi di bawah sistem saat ini, dimana kontraktor survey sering bekerja sendiri untuk memenuhi kewajiban kontrak. Alasannya sederhana : jelas konflik kepentingan.

Cara Menghindari Konflik

Kontraktor tidak boleh menjadi bagian pelaksana atau subkontrak as-built survey dikarenakan sejumlah alasan. Satu hal, sejak as-built survey selalu menjadi salah satu item terakhir dalam "punch list", mereka cenderung melakukannya secara terburu-buru karena orang-orang seperti mereka secara mental biasanya telah berpindah ke proyek lain. Selain itu, salah satu tujuan utama as-built adalah untuk mengoncontrol pekerjaan kontraktor dan memverifikasi kepatuhan kontrak; pada saat as-built menjadi bentuk pemeriksaan, semua itu tidak boleh dilakukan oleh pihak yang hasil kerjanya sedang diperiksa.

Sebaiknya, subyek as-built harus dibahas dengan hati-hati di dalam kotrak. Mereka harus diselesaikan oleh spesialis pihak ke-3, biasanya sebuah perusahaan survei, dan idealnya mereka harus menggabungkan survei interim yang mencari dan memverifikasi fitur seperti pipa bawah tanah yang biasanya ditutup selama proses konstruksi. Pemilik harus bekerja secara langsung dengan surveyor as-built untuk menghindari konflik dengan kontraktor dan subkontraktor.

Arah Masa Depan

Ini adalah waktu yang menarik bagi industri infrastruktur; sebagai teknologi baru yang menakjubkan seperti laser scanning, building information modeling (BIM), dan mobile computing yang menjadi standar dan berpengaruh terhadap semua fase dalam siklus infrastruktur.

As-built berpotensi menjadi bagian penting dalam revolusi infrastruktur ini. Dengan hanya mempertimbangkan implikasi satu teknologi baru yaitu Laser scanning. Jika laser scanning digunakan sebelum, selama dan setelah konstruksi, kemudian mempublikasikan as-builts dalam bentuk 3D, beberapa stakeholder akan memiliki wawasan baru terhadap dampak proyek dan optimasi. Kontraktor akan menciptakan presisi luar biasa pada kuantitas earthwork dan proyeksi, alat berat akan mudah dijalankan dengan metode kontrol mesin, aset bawah tanah akan berlokasi tepat dan membuat bagian deteksi benturan rutin, pemilik akan secara virtual memperbaiki dan mengatur ulang mesin besar sebelum instalasi, desainer akan melakukan analisis yang lebih canggih dari faktor-faktor seperti sinar matahari dan pergeseran angin... dan daftar goes on.

Intinya adalah banyak hasil yang bisa diharapkan dari penerapan teknologi baru, terorganisir, yang disediakan oleh as-built surveys.

Semua keuntungan di atas bergantung pada efektifitas, survei akurat yang dilakukan oleh para profesional yang tahu tentang apa yang harus mereka lakukan. Jadi sekali lagi, dengan merangkul peran mereka sebagai ahli pengukur, surveyor memiliki kesempatan lain untuk bertindak sebagai generator, agregator, dan broker informasi proyek infrastruktur penting.

Dalam dunia infrastruktur saat ini, informasi adalah komoditas yang paling berharga untuk segala hal. Mungkin hal ini benar, tetapi dalam realita digital, informasi cepat, akurat, terorganisir adalah sumber kehidupan untuk proyek komplek, dan sebagai imbalan bagi para ahli informasi yang signifikan.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال