Efisiensi Energi Dengan Solar Thermophotovoltaic

Photo: Dominick Reuter
Photo: Dominick Reuter
Untuk Proyek Penelitian, seorang Junior MIT bernama Fiona Hibah berinovasi untuk meningkatkan efisiensi energi dengan mengandalkan sel surya thermophotovoltaic. Belajar tentang energi surya di MIT, dalam ajang MIT Energy Initiative.

Solar Energy - Didistribusikan secara luas, benar-benar terbarukan dan bebas dari implikasi geopolitik - memiliki potensi jangka panjang yang sangat besar sebagai sekala besar, power sumber karbon-netral. Dalam satu jam saja, energi surya (solar energy) dapat menyinari lebih dari setengah permukaan bumi daripada penyediaan seluruh fossil energy (minyak bumi, batubara, dll) yang dikonsumsi selama satu tahun.

Kini, pasar global untuk sistem photovoltaic telah berkembang sebesar 35 persen per tahun, tapi penggunaan skala besar dari energi matahari akan berdampak pada penurunan kebutuhan paling dramatis di rasio cost-to-efficiency. Penelitian yang signifikan diperlukan untuk memenuhi persyaratan skala up, biaya dan kehandalan. Sangat menjanjikan terhadap seluruh proses manufaktur dalam meningkatkan kinerja sekaligus menurunkan biaya. Kemajuan teknologi paling dramatis ini lahir dari material photovoltaic organik dan anorganik. Ini penting untuk pengembangan teknologi berikutnya, The Intermittency of solar energy (Keadaan Energi Matahari yang tidak selalu menyinari / ada siang & malam) mengharuskan sebuah penyimpanan energi skala besar, artinya harus ada developer sekaligus supplier yang menyediakan penampungan energi ini. Selanjutnya, kita perlu struktur dukungan regulasi dan kebijakan yang tepat untuk pengembangan teknologi ini.

Sumber: 
http://mitei.mit.edu/research/transformations/solar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال