![]() |
| Fungsi Kartu Nama (Business Card) |
Kartu nama atau business card telah ada di Eropa sejak abad ke-17, saat itu digunakan untuk mengumumkan kedatangan seorang bangsawan atau arsitokrat ke perkotaan setempat dan kadang juga digunakan untuk even di rumah mereka.
Pada abad ke-18 dan 19, kartu ini (business card) lebih dikenal dengan istilah 'social card' yang diambil dari setiap wanita yang baru pertama kali berkunjung di rumah tertentu. Dulu di Eropa, setiap rumah pasti ada seseorang yang menyodorkan baki di depan pintu masuk rumah mereka, hal ini merupakan salah satu bentuk etika seseorang dalam menyambut tamu. Kartu ini kemudian di serahkan kepada nyonya besar (tuan rumah) untuk diperiksa, sehingga kesan pertama seorang tamu dapat diketahui dari sini.
Saat seseorang sedang berkunjung ke suatu rumah dan harus menunggu atau antri di ruang tunggu, akan menjadi keterlaluan saat mereka para tamu bisa saling melihat masing-masing kartu nama mereka (kurang sopan). kartu nama atau 'social card' yang dilipat sudutnya menujukan kunjungan untuk kepentingan pribadi, sedangkan kartu yang dilipat tengahnya menunjukan kunjungan untuk kepentingan keluarga. Selain itu masih ada lagi model-model kartu nama lainnya seperti kartu P/F menunjukan kunjungan untuk mengucapkan selamat, P/C untuk kunjungan belasungkawa.
Lain halnya dengan masyarakat di Inggris, mereka menggunakan kartu nama ini untuk tujuan lain, yaitu "perdagangan". Kartu nama biasanya dibagikan sebelum atau setelah aktivitas bekerja, saat itu bertujuan untuk memetakan identitas setiap pekerja. Awalnya sekitar tahun 1830, kartu nama ini diproduksi menggunakan kulit kayu yang di press.
Formalitas
Efek yang ditimbulkan dari revolusi industri menciptakan persepsi lain, sehingga bertukar informasi kontak itu menjadi penting.
Modern Day
Waktu telah mengikis banyak etiket mengenai kartu nama, namun aturan yang masih tetap bertahan;
- Kartu tidak boleh diserahkan dengan tangan kiri
- Tidak boleh ditulis
- Harus diterjemahkan kedalam bahasa tertentu (menyesuaikan keperluan dan dimana ia tinggal)
- Tidak boleh dibagikan dalam posisi kartu terbalik (belakang kartu)
- Harus disajikan dalam kondisi sebaik-baiknya, tidak boleh rusak atau cacat.
Berikut ini adalah beberapa contoh evolusi kartu nama / business card / social card;
![]() |
| Contoh Desain Kartu Nama |
![]() |
| Contoh Desain Kartu Nama |
![]() |
| Sejarah Kartu Nama (Business Card) |
![]() |
| Fungsi Kartu Nama (Business Card) |
- http://www.designer-daily.com/a-history-of-business-cards-20266














