![]() |
| Berharap Kita Fantastic Dari Masa ke Masa |
1. Waspada
Life is not fair, yah bisa dibilang begitu atau bisa juga digunakan untuk hal semacam itu.
2. Tingkatkan Etos Kerja
Dunia tidak peduli harga diri Anda. Dunia hanya mengharapkan Anda untuk mencapai sesuatu sebelum Anda merasa baik tentang diri Anda.
3. Jangan Manja
Anda tidak akan menghasilkan $60.000,- pertahun setelah lulus dari perguruan tinggi. Anda juga tidak akan menjadi wakil direktur dengan telepon dan mobil sampai Anda berhak untuk itu.
4. Jangan Pernah Meremehkan Orang
Jika sekarang Anda berpikir gurumu adalah orang yang sulit atau menyebalkan, maka tunggu saja sampai Anda menjadi BOSS, lalu nilailah kembali guru Anda.
5. Hargai Kesempatan
"Membalik burger" tidak menurunkan martabat Anda. Kakek-Nenek Anda memiliki kata yang berbeda untuk "Membalik Burger", mereka menyebutnya "Kesempatan".
6. Belajar Dari Kesalahan
Jika Anda gagal, itu bukan kesalahan orang tua Anda, jadi jangan merengek atas kesalahan Anda, belajarlah dari hal semacam itu.
7. Biasakan Mandiri
Sebelum Anda lahir, orang tua Anda tidak membosankan seperti sekarang, mereka mencari jalan terbaik untuk membesarkan Anda, membersihkan pakaian Anda dan mendengarkan Anda bercerita tentang dingin yang Anda rasakan, jadi sebelum Anda ingin menyelamatkan hutan tropis dari generasi parasit, maka cobalah dengan merancang lemari di kamar Anda sendiri.
8. Jangan Pesimis
Di sekolah Anda mungkin telah melahirkan seorang Pemenang dan Pecundang, tapi hidup tidak seperti di sekolah, hidup telah menghapus nilai buruk di kelas dan hidup akan memberikan Anda banyak kesempatan sebagaimana Anda menginginkan banyak jawaban yang benar.
9. Maksimalkan Kesempatan
Hidup tidak dibagi menjadi beberapa semester, Anda tidak akan mendapat liburan musim panas dan sedikit majikan yang peduli dengan jati diri Anda, jadi manfaatkan kesempatan Anda dengan baik.
10. Berpikir Kritis
Televisi tidak nyata seperti orang-orang di kehidupan yang sebenarnya, mereka harus meninggalkan warung kopi dan pergi bekerja.
11. Bijaksana
Hobi kutu buku memungkinkan Anda akan berakhir pada "Bekerja untuk Seseorang". Bukan berarti kutu buku itu jelek, dan bukan berarti orang malas membaca itu baik. Melainkan Anda hanya perlu menyeimbangkan peran ilmu dengan pengalaman.
Ilmu tanpa pengalaman hanya akan menjadikan Anda sesuatu yang dikendalikan.
Pengalaman tanpa ilmu hanya akan menjadikan Anda sesuatu tanpa arah, tidak tau mana seharusnya benar dan mana seharusnya salah.
www.schoolofsuccess.in
