![]() |
| Mengenal Unsur-Unsur Kalimat Yang Baik |
Subjek
Subjek adalah salah satu unsur pokok di dalam sebuah kalimat. Penentuan subjek dapat dilakukan dengan cara mencari jawaban dibalik pertanyaan apa? atau siapa? terhadap suatu kalimat. Misalkan mencari subjek berupa manusia menggunakan pertanyaan siapa? atau mencari subjek benda menggunakan pertanyaan apa?
Catatan!
Subjek tidak didahului oleh preposisi seperti dari, dalam, di, ke, kepada, pada.
Kenapa saya tandai sebagai catatan?, karena masih banyak ditemui bentuk kesalahan semacam itu di lapangan, akibatnya sebuah kalimat menjadi tidak bersubjek.
Preposisi
Preposisi adalah pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya atau dapat ditolak karena kesalahan yang terkandung di dalamnya.
Contoh:
Dari hasil percobaan itu membuktikan bahwa panas matahari dapat dijadikan sebagai sumber energi.
Penentuan predikat dapat dilakukan dengan cara mencari jawaban dibalik pertanyaan mengapa? atau bagaimana? terhadap suatu kalimat.
Unsur objek tidak terdapat dalam kalimat pasif atau kalimat intransitif, berpredikat verba pasif, berawalan ber-, ke-an.
Objek hanya terdapat pada kalimat aktif intransitif, yaitu kalimat yang sedikitnya mempunyai tiga unsur utama; subjek, predikat dan objek (SPO).
Contoh:
George Brizet meraih Grand Prix de Rome.
Contoh:
Dari hasil percobaan itu membuktikan bahwa panas matahari dapat dijadikan sebagai sumber energi.
Predikat
Selain subjek, predikat juga merupakan unsur utama suatu kalimat. Predikat memiliki beberapa peranan di dalam suatu kalimat, diantaranya:- Berita
- Perintah, ditandai dengan (?)
- Pernyataan, ditandai dengan (.)
- Seruan, ditandai dengan (!)
Penentuan predikat dapat dilakukan dengan cara mencari jawaban dibalik pertanyaan mengapa? atau bagaimana? terhadap suatu kalimat.
Objek
Objek merupakan unsur kalimat yang dapat dilawankan dengan subjek. Unsur kalimat ini wajib dalam susunan kalimat berpredikat verba aktif, pada umumnya berawalan me-.Unsur objek tidak terdapat dalam kalimat pasif atau kalimat intransitif, berpredikat verba pasif, berawalan ber-, ke-an.
Objek hanya terdapat pada kalimat aktif intransitif, yaitu kalimat yang sedikitnya mempunyai tiga unsur utama; subjek, predikat dan objek (SPO).
Contoh:
George Brizet meraih Grand Prix de Rome.
Pelengkap
Pelengkap dan objek memiliki kesamaan kalimat, yaitu:- Bersifat wajib, artinya harus ada yang melengkapi makna verba predikat kalimat
- Menepati posisi dibelakang predikat
- Didahului oleh preposisi.
Pelengkap tidak menjadi subjek dalam kalimat pasif. Jika dibelakang predikat terdapat objek dan pelengkap, maka yang menjadi subjek kalimat pasif adalah objek tersebut, bukan pelengkap.
Keterangan
Keterangan merupakan unsur kalimat yang memberikan informasi lebih lanjut tentang sesuatu yang dinyatakan dalam bentuk kalimat, misalnya; memberikan informasi tentang tempat, waktu, cara, sebab dan tujuan.
Keterangan berupa frasa ditandai oleh preposisi seperti; di, ke, dari, dalam, pada, kepada, terhadap, tentang, oleh, dan untuk. Keterangan yang berupa anak kalimat ditandai dengan kata penghubung seperti ketika, karena, meskipun, supaya, jika, dan sehingga.
