Prinsip Kerjanya
Pada saat signa input ½ gelombang (+) maka transistor 1 on sebab basis mendapat bias (+) dan transistor 2 off sebab mendapat bias (-) maka, arus yang terjadi mengalir dari sumber battery (+) melalui colektor dan emitor transistor 1, menuju LS dan kembali ke GND. Bila yang datang adalah signal input ½ gelombang (-) maka transistor 2 akan (on) sebab, basis mendapat bias (-) dan transistor 1 off sebab basis mendapat bias (+), sehingga arus akan mengalir dari GND (dimana (+) > GND > (-)) melalui colekor dan emiter transistor 2 dan menuju (-) sumber battery, demikian seterusnya kedua transistor tersebut bekerja secara bergantian.
Tone Control
Dibagi menjadi 2 :
- Pasif : yaitu pengaturan nada tinggi dan rendah tidak memberikan effect penguatan.
- Aktif : yaitu pengaturan nada tinggi dan rendah sekaligus menguatkan.
Bagian – Bagian Tone Control
- Filter
- Penguat
- Umpan Balik
Penguat Tunggal
Keuntungan :
- Dapat memberikan penguatan signal sinus hanya dengan 1 transistor
- Memiliki rangkaian yang sederhana dan simple
- Kelemahan :
- Memilii daya yang terbatas
- Efisiensi daya kurang (arus kurang bisa dimaksimalkan)
- Terdapat noise
