MENGENAL RANGKAIAN SUBTRACTOR

Sebuah Half subtractor adalah suatu rangkaian yang dapat digunakan untuk melakukan operasi pengurangan data-data bilangan biner hinga 1 bit saja. Half Subtractor mempunyai karakteristik : 2 masukan yaitu input A dan B serta 2 keluaran yaitu Diference (Dif) dan Borow (Br). Pada contoh berikut, input B sebagai bilangan pengurangnya dan input A sebagai bilangan yang dikurang. Sedangkan Rangkaian ful subtractor digunakan untuk melakukan operasi pengurangan bilangan biner yang lebih dari 1 bit. Dengan 3 terminal input yang dimilkinya yaitu A, B, serta terminal Borow input dan 2 terminal output yaitu Dif dan Borow out.

TUJUAN
  • Agar mahasiswa mampu memahami prinsip kerja Rangkaian Half Subtractor maupun Full Subtractor
  • Agar mahasiswa mampu menyusun rangkaian Subtractor menggunakan gerbang logika dasar.
Gb. Half Subtractor
Gb. Half Subtractor

Gb. Full Subtractor
Gb. Full Subtractor

Langkah Praktikum
  1. Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan.
  2. Mengimplementasikan skema rangkaian yang akan diuji ke dalam project board dan pastikan semua sambungan dan pengkabelan baik dan benar.
  3. Sambungkan adaptor ke stop kontak, kemudian cek keluaran dari adaptor tersebut.
  4. Berikan input dengan logika 0 dengan cara menyambungkan input ke ground dan 1 dengan cara menyambungkan input ke catu daya positif (+5v)
  5. Lakukan langkah 6 sesuai dengan kebutuhan tabel kebenaran.
  6. Amati perubahan LED dan catat hasilnya pada tabel hasil praktikum.
  7. Ulangi langkah 2 – 6 pada rangkaian praktikum yang lain.
  8. Selesai.

PERCOBAAN 1 (Half Subtractor)
Half Subtractor
Half Subtractor

Tabel kebenaran hasil praktikum

Demo Half Subtractor dalam Video ini akan menjawab tabel kebenaran di atas,


PERCOBAAN 2 (Full Subtractor)
Full Subtractor
Full Subtractor

Tabel kebenaran hasil praktikum

Demo Full Subtractor dalam Video ini akan menjawab tabel kebenaran di atas,



EVALUASI DAN KESIMPULAN
  • Berdasarkan hasil percobaan 1 (half Subtractor), membuktikan bahwa selama nilai terkurang (A) ≥ pengurang (B), maka out Borrow selalu 0, tapi jika nilai terkurang (A) < pengurang (B), maka out Borrow selalu high(1),
  • Sedangkan Out Difference pada percobaan 1 akan bernilai high(1), jika salah satu dari kedua inputnya bernilai high(1).
  • Pada percobaan 2 (Full Subtractor),  membuktikan bahwa prinsip kerjanya juga masih sama dengan percobaan 1, hanya saja perbedaannya terletak pada inputnya, yaitu memiliki 3 input (A, B, dan Borrow in). 
  • Masih percobaan 2 yaitu, Borrow out akan bernilai high(1) selama nilai terkurang (A atau B) < pengurang (B atau Borrow in), sedangkan Difference akan bernilai high(1), jika salah satu atau ketiga inputnya bernilai high(1).
  • Kenapa saat A = 0 dan B = 1, membuat Dif Out = 1 Dan Borrow Out = 1?, berdasarkan percobaan 1 maupun 2, maka jawabannya adalah sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Teori Dasar (pendukung) tentang diagram logic, bahwa karakteristik Dif Out dapat di expresikan sebagaimana XOR = A’.B + A.B’, sehingga saat salah satu input berlogic 1, maka Dif Out berlogic 1.
  • Sedangkan Borrow Out tersusun dari kombinasi gerbang NOT dan AND, sehingga membentuk persamaan Borrow Out = A’.B, hal ini dirancang khusus untuk mengatasi saat kondisi input terkurang < pengurang atau 0 – 1.
  • Sementara untuk percobaan 2 juga sama, dimana Dif Out = XOR, jadi bisa kita contohkan seperti berikut ini :
  • Saat semua input high, Borrow in = 1 (+)  (B = 1 (+) A = 1) = 0 (+) 1 = 1 
  • Atau saat salah satu dari ketiga input high, Borrow in = 0 (+)  (B = 1 (+) A = 0) = 1 (+) 0 = 1
  • Sementara itu, Borrow Out akan bernilai high saat kondisi terkurang < pengurang atau 0 – 1, karena Borrow Out tersusun dari gerbang NOT, AND dan OR, sehingga terbentuklah persamaan ini, jika A’ – B = x, maka Borrow Out = (x’ . Borrow in) + x.

Referensi:
Modul SMTIK El Rahma Yogyakarta (oleh : Eko Yunianto / Ecko Anto)

2 Komentar

  1. Hii genta, saya kasih clue-nya saja ya, biar fairplay dan gak terlalu fulgar dan biar sama-sama belajar. Jadi kamu bisa buat tabel dengan 3 kolom berjudul NO., Half dan Full.

    Kemudaian untuk poin-poin yang bisa dicompare, kamu bisa mulai dari no.1 Konfigurasi/Rangkaiannnya, no.2 karakteristik input-outputnya, no.3 kesimpulan dari tabel kebenarannya.

    saya kira itu saja sudah cukup, terimakasih dan selamat belajar, good luck!

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال