Beda Bahasa Jangan Jadi Kendala

Beda Bahasa Jangan Jadi Kendala
Beda Bahasa Jangan Jadi Kendala
“Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya….” Masing-masing negara memiliki ciri khas dan aturan-aturan tertulis dan tak tertulis yang berbeda-beda. Kuliah di negeri orang bukan sekedar perkara rajin belajar dan lulus dengan nilai memuaskan saja. Perbedaan budaya dan bahasa tentu menjadi kendala jika kita tidak mempersiapkan sejak dini. Biasanya, universitas dan penyedia beasiswa mencantumkan syarat mampu berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikasi TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) atau IELTS (International English Language Testing System). TOEFL sendiri ada dua macam, yakni International TOEFL dan TOEFL Institutional Testing Program (TOEFL-ITP). International TOEFL biasanya menjadi syarat untuk kuliah di luar negeri, terutama di negara dengan native language bahasa Inggris, seperti Amerika dan Kanada. TOEFL-ITP lebih sering digunakan untuk seleksi beasiswa, seleksi di universitas lokal Indonesia, atau penerimaan pegawai institusi. Buat kamu yang belum pernah mengambil tes TOEFL sama sekali, silahkan berlatih terlebih dahulu dengan mengerjakan tes TOEFL Like, semacam simulasi untuk tes TOEFL yang sesungguhnya. Skor TOEFL ditulis dengan skala ratusan, seperti 480, 500, 550, atau 600.

IELTS adalah sebuah tes bahasa Inggris internasional dan menitikberatkan pada kemampuan listening, reading, writing, dan speaking. Skor IELTS ditulis dengan skala 1-9. Perbedaan utama TOEFL dan IELTS, selain pada penulisan skor juga penggunaan logat American dan British. TOEFL didominasi dengan logat English American, sedangkan IELTS lebih standard dengan penggunaan English British. Soal-soal IELTS secara garis besar juga tidak terlalu tricky (menjebak, banyak trik-trik yang mesti dipelajari). Berbeda dengan TOEFL yang lebih kompleks dan melibatkan banyak permainan struktur bahasa di dalamnya.

Beberapa negara juga mensyaratkan pelajar internasional untuk mempelajari bahasa nasional negara tersebut, seperti Jepang, Perancis, Jerman, Belanda, Italia dan masih banyak lagi. Untuk negara-negara yang memiliki bahasa utama selain bahasa Inggris, umumnya mereka menetapkan skor TOEFL sekitar 500 s.d. 550 dan skor IELTS 6 s.d. 6,5. Untuk ilmu sosial, skor yang diminta biasanya lebih tinggi, sekitar 550 s.d. 600 untuk TOEFL dan 6 s.d. 7 untuk IELTS. Universitas dan penyedia beasiswa akan lebih menaruh respek ke kamu jika kamu mampu menunjukkan sertifikasi kemampuan bahasa asing yang sesuai dengan bahasa utama yang digunakan di negara mereka. Jepang misalnya, akan sangat menghargai calon penerima beasiswa yang mampu menunjukkan sertifikasi JLPT (Japanese Language Proficiency Test), semacam TOEFL untuk bahasa Jepang. Menariknya, ada beberapa negara yang menerima mahasiswa internasional hanya dengan menggunakan skor TOEFL Like. Beberapa rekan saya yang saat ini sedang studi di Jepang, Arab Saudi, dan Malaysia menggunakan skor TOEFL Like untuk mendaftar beasiswa.

Kalau kamu ngelamar beasiswa ke Inggris, Australia atau USA (negara dengan native language bahasa Inggris), saya nggak nyaranin untuk pake TOEFL Like atau TOEFL-ITP. Silakan ambil sertifikasi International TOEFL atau IELTS. Meskipun mahal (yup, sekitar 1,5 sampai 2 juta rupiah) setidaknya kamu udah berusaha menepati aturan penyedia beasiswa dan dengan seperti itu peluang kamu untuk lolos beasiswa semakin besar. Oya, biasanya negara-negara ini meminta persyaratan skor yang agak tinggi, yakni 580 s.d. 600 untuk TOEFL dan 6,5 s.d. 7 untuk IELTS. In conclusion, let’s prepare before applying scholarship. Semakin matang persiapan bahasa kita, semakin besar pula kans kita dapet beasiswa ke luar negeri!

Tips! Sebelum mengambil tes TOEFL dan IELTS, ada baiknya kamu membaca buku-buku practice dan segala sesuatu yang terkait dengan tes TOEFL, termasuk cakupan tes dan model soal. Khusus untuk TOEFL, kamu musti banyak berlatih jauh-jauh hari sebelum melaksanakan tes. Persiapkan diri kamu dengan baik sebelum kamu mengeluarkan 200 US Dollar untuk tes TOEFL atau IELTS.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال