Sistem Pendidikan Luar Negeri

Sistem Pendidikan Luar Negeri
Sistem Pendidikan Luar Negeri
“Gimana ya, sistem pendidikan di luar negeri? Beda jauh, nggak sih? Jangan-jangan kita harus ngulang belajar S1 lagi, sebelum lanjut ke S2?”

Pertanyaan itu tetep berdasar dan layak untuk dilontarkan. Beberapa negara emang memiliki sistem pendidikan yang sedikit berbeda dengan Indonesia. Negara-negara Eropa, seperti Belanda, umumnya memiliki standard pendidikan dasar dan menengah 14-15 tahun. Belanda memiliki kurikulum pendidikan dasar 8 tahun, yang dilanjutkan dengan pendidikan menengah sekitar 5-6 tahun. Sedangkan Indonesia memiliki kurikulum pendidikan dasar TK 1-2 tahun ditambah SD 6 tahun. Setelah itu, dilanjutkan dengan SMP dan SMA, masingmasing selama 3 tahun. Total waktu akademis yang ditempuh pelajar Indonesia 13-14 tahun. 

Pendidikan tinggi di Belanda juga dibagi menjadi dua, yakni university dan university of professional education. Apa bedanya? University umumnya melatih mahasiswa untuk menggunakan ilmunya secara mandiri, sedangkan university of professional education atau lebih dikenal dengan istilah Hogeschool lebih berorientasi pada praktik. Jika selepas SMA seorang pelajar Indonesia ingin melanjutkan ke sebuah universitas di Belanda, ia harus menempuh bridging (penyetaraan) selama 1 tahun sebelum diterima sebagai mahasiswa Bachelor Degree (S1) di universitas. Tapi hal ini tidak berlaku jika pelajar tersebut mendaftar ke Hogeschool. Ia bisa langsung nggunain ijazah SMA untuk mendaftar kuliah tanpa melalui proses bridging7. Beda Belanda, beda pula Jepang. Jepang memiliki sistem pendidikan dasar dan menengah yang hampir sama dengan Indonesia. Jepang mengikuti pola 6-3-3-4 yaitu enam tahun pendidikan dasar, 3 tahun pendidikan menengah pertama, 3 tahun pendidikan menengah atas dan empat tahun untuk pendidikan tinggi, kecuali bidang kedokteran, kedokteran hewan dan kedokteran gigi.

Untuk pendidikan pascasarjana, tiap-tiap negara juga memiliki peraturan yang berbeda. Istilah Diplome yang setara dengan Master Degree (S2), dikenal di negara Belanda, Perancis, Jerman dan beberapa negara lain. Seorang mahasiswa bachelor bisa aja melanjutkan pendidikan pascasarjana untuk meraih gelar Doktoral dengan terlebih dahulu mengambil gelar Diplome selama 1-2 tahun. Yang perlu kamu ketahui, sebagian besar negara-negara tujuan pendidikan tinggi di dunia umumnya menerapkan sistem pendidikan Bachelor-Master-Doctoral. Bachelor Degree umumnya ditempuh dalam waktu 4-6 tahun, Master Degree ditempuh dalam waktu 2-3 tahun dan Doctoral Degree minimal 4 tahun.


Referensi:
  1. Holland Education Fair 2007 booklet, (Jakarta: Netherland Education Support Office, 2007), hlm. 3
  2. Kompas, 15 Februari 2008, “Kuliah Gratis di Negeri Kincir Angin, Yuk….”

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال